Friday, 4 September 2015

KISAH PERJALAN HIDUPKU PENUH HARAPAN DAN PERJUANGAN

aku menangis tanpa air mata. akuteriak tanpa suara itulah yang aku rasakan saat dulu. aku hidup seperti tidak ada harapan untuk sukses. aku seperti dalam mimpi, dan berharap jika aku buka mata,semua akan baik-baik saja.. tapi tidak sesuai kenyaatanya,,, tapi aku salah, disaat aku buka mata benar-benar sadar bahwa ini adalah kenyaataan. rasanya aku tag terima kalau aku harus jalani ini semua sendiri. karena aku gag sangup ngak kuat.. aku terus mencoba menghadapi ini semua dengan sabar. berharap akan jadi lebih baik. tapi semakin aku bersabar semakin aku gak kuat menjalani hidup ini. ditengah-tengah keramaian aku masih merasa sendiri, sepi dan sunyi. hanya rasa takut, resah dan gelisah yang selalu menemani hari-hari ku. aku gak tau harus bagigimana menghadapi ini semua. aku gak bisa mikirin apa-apa. kegagalan sudah diambang pintu, dan aku masih belum siap untuk MENERIMA KEGAGALAAN ITU. . tak ada lagi gairah untuk menjalani hidup, tak ada semangat lagi, mungkin ini memang jalan hidupku, yang penuh beban masalah. dan akankah suatu saat nanti aku masih bisa merasakan kebahagiaan. walau hanya sesaat. . . lanjut ya kawan.. . . setapak demi setapakmkaki itu melangkah menyusuri bait demi bait. perjalanan hidupku terlatih oleh kerasnya oleh sebuah hidup. merangkul derasnya gejolak asmara. meski ia aku tau akan terluka tetapi aku tetap melangkah. aku tau jurang telah didepan mata. namuan aku engan membuka mata bila kakinya telah menapaki.. cepat atau lambat jurang iku akan aku lalui. suka atau tidak suka kuat atau kah lemah untuk sebuah perjalan hidup aku tidak memandang itu semuanya, kini kaki setapak itu telah berjalan menyusuri dan merasakan rasa sakit aku telah memilih untuk tersakiti. meski aku tau itu bukan jalan yang aku inginkan harapanku punah mimpiku tinggal dalam hati. mengengam tanganku nsekuat mungkin berharap aku kuat. aku berusaha menahan kerasnya rasa sakit yang menerpa. rasa sakit karena timbunan rasa kebohongan. kejujuran akan perasaan aku sembunyikan. meski lautan amarah dan duka dihati telah mati. . bangkit dari keruhnya hidup setapak bak nelayan yang lupa dermaga tempat aku singah. hidupku hilang terbawa angin. menghilang bersama ombak yang datang bertiup bersama angin lautyang berlayar namun aku terus berjuang,, . ; oke itu dulu ya brow,, by,,,, EKO BUDI PRASTIYO.